While the traditional approaches of using data lakes and data warehouses can be effective, they have shortcomings, particularly in large enterprise environments. This course introduces the concept of a data lakehouse and the Google Cloud products used to create one. A lakehouse architecture uses open-standard data sources and combines the best features of data lakes and data warehouses, which addresses many of their shortcomings.
Kursus ini paling cocok diikuti oleh orang yang berprofesi di bidang teknologi atau keuangan yang bertanggung jawab mengelola biaya-biaya Google Cloud. Anda akan mempelajari cara menyiapkan akun penagihan, mengatur resource, dan mengelola izin akses penagihan. Di bagian lab praktik, Anda akan mempelajari cara melihat invoice, menganalisis data penagihan dengan BigQuery atau Google Spreadsheet, dan membuat dasbor penagihan kustom dengan Data Studio. Referensi yang dibuat untuk link di video-video tersebut dapat diakses di dokumen Resource Tambahan ini.
Dalam kursus tingkat pemula ini, Anda akan mendapatkan praktik langsung dengan alat dan layanan dasar Google Cloud. Video opsional disediakan untuk memberikan konteks dan ulasan lebih lanjut mengenai konsep-konsep yang dibahas dalam lab ini. Dasar-Dasar Google Cloud adalah kursus pertama yang direkomendasikan bagi peserta kursus Google Cloud— Anda bisa mengikutinya dengan pengetahuan yang minim atau tanpa pengetahuan sama sekali tentang cloud, dan mendapatkan pengalaman praktis yang dapat diterapkan pada project Google Cloud pertama Anda setelah menyelesaikan kursus ini. Mulai dari menulis perintah Cloud Shell dan men-deploy virtual machine pertama Anda, hingga menjalankan aplikasi di Kubernetes Engine atau dengan load balancing, Dasar-Dasar Google Cloud merupakan pengantar utama untuk fitur dasar platform ini.