Nishad Bardapurkar
Menjadi anggota sejak 2020
Menjadi anggota sejak 2020
In this course you will get hands-on in order to work through real-world challenges faced when building streaming data pipelines. The primary focus is on managing continuous, unbounded data with Google Cloud products.
In the last installment of the Dataflow course series, we will introduce the components of the Dataflow operational model. We will examine tools and techniques for troubleshooting and optimizing pipeline performance. We will then review testing, deployment, and reliability best practices for Dataflow pipelines. We will conclude with a review of Templates, which makes it easy to scale Dataflow pipelines to organizations with hundreds of users. These lessons will help ensure that your data platform is stable and resilient to unanticipated circumstances.
Learn how to use Gemini Notebook to create a personalized study guide for the Professional Data Engineer certification exam. You'll review Gemini Notebook features, create a notebook in Gemini Notebook, and learn how to use a study guide to practice for a certification exam.
In this second installment of the Dataflow course series, we are going to be diving deeper on developing pipelines using the Beam SDK. We start with a review of Apache Beam concepts. Next, we discuss processing streaming data using windows, watermarks and triggers. We then cover options for sources and sinks in your pipelines, schemas to express your structured data, and how to do stateful transformations using State and Timer APIs. We move onto reviewing best practices that help maximize your pipeline performance. Towards the end of the course, we introduce SQL and Dataframes to represent your business logic in Beam and how to iteratively develop pipelines using Beam notebooks.
Kursus ini menunjukkan cara menggunakan model AI/ML untuk tugas-tugas AI generatif di BigQuery. Melalui kasus penggunaan praktis yang melibatkan pengelolaan hubungan pelanggan (CRM), Anda akan mempelajari alur kerja pemecahan masalah bisnis dengan model Gemini. Untuk memudahkan pemahaman, kursus ini juga menyediakan panduan langkah demi langkah melalui solusi coding menggunakan kueri SQL dan notebook Python.
Kursus ini mengeksplorasi Gemini in BigQuery, yakni paket fitur yang didukung AI untuk membantu alur kerja data ke AI. Paket fitur ini meliputi eksplorasi dan persiapan data, pembuatan kode dan pemecahan masalah, serta penemuan dan visualisasi alur kerja. Melalui penjelasan konseptual, kasus penggunaan praktis, dan lab interaktif, kursus ini akan membantu para praktisi data dalam meningkatkan produktivitas mereka dan mempercepat pipeline pengembangan.
Selesaikan badge keahlian pengantar Membangun Mesh Data dengan Knowledge Catalog untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: membuat mesh data dengan Knowledge Catalog untuk memfasilitasi keamanan, tata kelola, dan penemuan data di Google Cloud. Anda akan berlatih dan menguji keterampilan Anda dalam memberikan tag pada aset, menetapkan peran IAM, dan menilai kualitas data di Knowledge Catalog.
This course is part 1 of a 3-course series on Serverless Data Processing with Dataflow. In this first course, we start with a refresher of what Apache Beam is and its relationship with Dataflow. Next, we talk about the Apache Beam vision and the benefits of the Beam Portability framework. The Beam Portability framework achieves the vision that a developer can use their favorite programming language with their preferred execution backend. We then show you how Dataflow allows you to separate compute and storage while saving money, and how identity, access, and management tools interact with your Dataflow pipelines. Lastly, we look at how to implement the right security model for your use case on Dataflow.
In this intermediate course, you will learn to design, build, and optimize robust batch data pipelines on Google Cloud. Moving beyond fundamental data handling, you will explore large-scale data transformations and efficient workflow orchestration, essential for timely business intelligence and critical reporting. Get hands-on practice using Dataflow for Apache Beam and Serverless for Apache Spark (Dataproc Serverless) for implementation, and tackle crucial considerations for data quality, monitoring, and alerting to ensure pipeline reliability and operational excellence. A basic knowledge of data warehousing, ETL/ELT, SQL, Python, and Google Cloud concepts is recommended.
Selesaikan badge keahlian tingkat menengah Membangun Data Warehouse dengan BigQuery untuk menunjukkan keterampilan Anda dalam hal berikut: menggabungkan data untuk membuat tabel baru, memecahkan masalah penggabungan, menambahkan data dengan union, membuat tabel berpartisi tanggal, serta menggunakan JSON, array, dan struct di BigQuery.
Selesaikan badge keahlian pengantar Mendapatkan Insight dari Data BigQuery untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: menulis kueri SQL, membuat kueri tabel publik, memuat sampel data ke dalam BigQuery, memecahkan masalah error sintaksis umum dengan validator kueri di BigQuery, dan membuat laporan di Data Studio dengan menghubungkannya ke data BigQuery.
While the traditional approaches of using data lakes and data warehouses can be effective, they have shortcomings, particularly in large enterprise environments. This course introduces the concept of a data lakehouse and the Google Cloud products used to create one. A lakehouse architecture uses open-standard data sources and combines the best features of data lakes and data warehouses, which addresses many of their shortcomings.
Dalam kursus ini, Anda akan belajar tentang data engineering on Google Cloud, peran dan tanggung jawab data engineer, dan bagaimana hal tersebut terhubung dengan penawaran yang disediakan oleh Google Cloud. Anda juga akan mempelajari cara untuk mengatasi tantangan terkait data engineering.
Kursus ini paling cocok diikuti oleh orang yang berprofesi di bidang teknologi atau keuangan yang bertanggung jawab mengelola biaya-biaya Google Cloud. Anda akan mempelajari cara menyiapkan akun penagihan, mengatur resource, dan mengelola izin akses penagihan. Di bagian lab praktik, Anda akan mempelajari cara melihat invoice, menganalisis data penagihan dengan BigQuery atau Google Spreadsheet, dan membuat dasbor penagihan kustom dengan Data Studio. Referensi yang dibuat untuk link di video-video tersebut dapat diakses di dokumen Resource Tambahan ini.
Ini adalah kursus kedua dalam seri dua bagian tentang dasar-dasar pengelolaan biaya dan penagihan Google Cloud. Kursus ini paling cocok diikuti oleh orang yang berprofesi di bidang Keuangan dan/atau IT yang bertanggung jawab untuk mengoptimalkan infrastruktur cloud organisasi mereka. Di sini, Anda akan mempelajari beberapa cara untuk mengontrol dan mengoptimalkan biaya Google Cloud, termasuk menyiapkan anggaran dan pemberitahuan, mengelola batas kuota, dan memanfaatkan diskon abonemen. Di bagian lab praktik, Anda akan berlatih menggunakan berbagai alat untuk mengontrol dan mengoptimalkan biaya Google Cloud atau mendorong penerapan praktik terbaik optimalisasi biaya di tim teknologi Anda.
In this self-paced training course, participants learn mitigations for attacks at many points in a Google Cloud-based infrastructure, including Distributed Denial-of-Service attacks, phishing attacks, and threats involving content classification and use. They also learn about the Security Command Center, cloud logging and audit logging, and using Forseti to view overall compliance with your organization's security policies.
In this course you will learn how you to harness serious Google Cloud power and infrastructure. The hands-on labs will give you use cases and you will be tasked with implementing scaling practices utilized by Google’s very own Solutions Architecture team. From developing enterprise grade load balancing and autoscaling, to building continuous delivery pipelines, Google Cloud Solutions I: Scaling your Infrastructure will teach you best practices for taking your Google Cloud projects to the next level.
Selesaikan badge keahlian tingkat menengah Mengoptimalkan Biaya untuk Google Kubernetes Engine untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: membuat dan mengelola cluster multi-tenant, memantau penggunaan resource berdasarkan namespace, mengonfigurasi penskalaan otomatis pada cluster dan pod untuk tujuan efisiensi, menyiapkan load balancing untuk mengoptimalkan distribusi resource, dan menerapkan pemeriksaan keaktifan serta kesiapan untuk memastikan kondisi aplikasi dan efektivitas biaya.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Menyiapkan Jaringan Google Cloud, untuk mempelajari cara menjalankan tugas-tugas networking dasar di Google Cloud Platform, yakni membuat jaringan kustom, menambahkan aturan firewall subnet, lalu membuat VM dan menguji latensi saat VM berkomunikasi satu sama lain.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Arsitektur Cloud: Merancang, Mengimplementasikan, dan Mengelola untuk menunjukkan keahlian Anda dalam hal berikut: men-deploy situs yang dapat diakses secara publik menggunakan server web Apache, mengonfigurasi VM Compute Engine menggunakan skrip startup, mengonfigurasi RDP yang aman menggunakan Bastion host Windows dan aturan firewall, membangun dan men-deploy image Docker ke cluster Kubernetes serta kemudian mengupdatenya, membuat instance CloudSQL, dan mengimpor database MySQL. Kursus badge keahlian ini merupakan referensi yang bagus untuk memahami topik yang akan muncul di ujian sertifikasi Professional Cloud Architect Tersertifikasi Google Cloud.
In this introductory-level quest, you will learn the fundamentals of developing and deploying applications on the Google Cloud Platform. You will get hands-on experience with the Google App Engine framework by launching applications written in languages like Python, Ruby, and Java (just to name a few). You will see first-hand how straightforward and powerful GCP application frameworks are, and how easily they integrate with GCP database, data-loss prevention, and security services.
Selesaikan badge keahlian pengantar Memantau dan Membuat Log dengan Google Cloud Observability untuk menunjukkan kemahiran dalam hal berikut: memantau virtual machine di Compute Engine, menggunakan Cloud Monitoring untuk pengawasan multi-project, memperluas kemampuan pemantauan dan logging ke Cloud Functions, membuat dan mengirimkan metrik aplikasi kustom, serta mengonfigurasi pemberitahuan Cloud Monitoring berdasarkan metrik kustom.
Course two of the Architecting Hybrid Cloud with Anthos series prepares students to operate and observe Anthos environments. Through presentations and hands-on labs, participants explore adjusting existing clusters, setting up advanced traffic routing policies, securing communication across workloads, and observing clusters in Anthos. This course is a continuation of course one, Multi-Cluster, Multi-Cloud with Anthos, and assumes direct experience with the topics covered in that course.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Mengembangkan Jaringan Google Cloud Anda yang berisi pelajaran tentang berbagai cara untuk men-deploy dan memantau aplikasi, termasuk cara: menjelajahi peran IAM dan menambahkan/menghapus akses project, membuat jaringan VPC, men-deploy dan memantau VM Compute Engine, menulis kueri SQL, men-deploy dan memantau VM di Compute Engine, serta men-deploy aplikasi menggunakan Kubernetes dengan beberapa pendekatan deployment.
Cloud Logging is a fully managed service that performs at scale. It can ingest application and system log data from thousands of VMs and, even better, analyze all that log data in real time. In this fundamental-level Quest, you learn how to store, search, analyze, monitor, and alert on log data and events from Google Cloud. The labs in the Quest give you hands-on practice using Cloud Logging to maximize your learning experience and provide insight on how you can use Cloud Logging to your own Google Cloud environment.
Selesaikan badge keahlian Membangun Infrastruktur dengan Terraform di Google Cloud tingkat menengah untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: Prinsip Infrastruktur sebagai Kode (IaC) menggunakan Terraform, penyediaan dan pengelolaan resource Google Cloud dengan konfigurasi Terraform, pengelolaan status yang efektif (lokal dan jarak jauh), serta modularisasi kode Terraform agar dapat digunakan kembali dan diatur.
Selesaikan badge keahlian Mengimplementasikan Alur Kerja DevOps di Google Cloud tingkat menengah untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: membuat dan mengelola repositori git, meluncurkan, mengelola, dan menskalakan deployment di Google Kubernetes Engine (GKE), serta merancang pipeline CI/CD yang mengotomatiskan pembangunan dan deployment image container ke GKE.
Kursus ini membekali peserta dengan keterampilan untuk membangun solusi yang sangat andal dan efisien di Google Cloud menggunakan pola desain yang telah terbukti. Kursus ini merupakan kelanjutan dari kursus Membangun dengan Google Compute Engine atau Membangun dengan Google Kubernetes Engine dan memberikan pengalaman interaktif dengan teknologi yang dibahas dalam kursus tersebut. Melalui kombinasi presentasi, aktivitas desain, dan lab interaktif, peserta akan mempelajari cara menentukan serta menyeimbangkan kebutuhan bisnis dan teknis untuk merancang deployment Google Cloud yang sangat andal, sangat tersedia, aman, dan hemat biaya.
In many IT organizations, incentives are not aligned between developers, who strive for agility, and operators, who focus on stability. Site reliability engineering, or SRE, is how Google aligns incentives between development and operations and does mission-critical production support. Adoption of SRE cultural and technical practices can help improve collaboration between the business and IT. This course introduces key practices of Google SRE and the important role IT and business leaders play in the success of SRE organizational adoption.
Get Anthos Ready. This Google Kubernetes Engine-centric quest of best practice hands-on labs focuses on security at scale when deploying and managing production GKE environments -- specifically role-based access control, hardening, VPC networking, and binary authorization.
Selesaikan kursus badge keahlian Pemantauan di Google Cloud tingkat pemula untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: menggunakan alat Cloud Monitoring untuk memantau resource di Google Cloud.
This course provides an introduction to using Terraform for Google Cloud. It enables learners to describe how Terraform can be used to implement infrastructure as code and to apply some of its key features and functionalities to create and manage Google Cloud infrastructure. Learners will get hands-on practice building and managing Google Cloud resources using Terraform.
Welcome to the two-part course on Logging, Monitoring, and Observability in Google Cloud. The core operations tools in Google Cloud break down into two major categories. The operations-focused components and the application performance management tools. This course, Logging and Monitoring in Google Cloud, covers the operations-focused components including Logging, Monitoring, and Service Monitoring. After taking this course, it is suggested that you complete part 2, Observability in Google Cloud, to learn about the available application performance management tools.
Selamat datang di kursus Mulai Menggunakan Google Kubernetes Engine. Jika Anda tertarik dengan Kubernetes, lapisan software yang berada di antara aplikasi Anda dan infrastruktur hardware Anda, maka Anda berada di tempat yang tepat! Google Kubernetes Engine menghadirkan Kubernetes sebagai layanan terkelola di Google Cloud. Tujuan kursus ini adalah untuk memperkenalkan dasar-dasar Google Kubernetes Engine, atau GKE, sebagaimana umumnya disebut, dan cara membuat aplikasi dalam container dan menjalankannya di Google Cloud. Kursus ini dimulai dengan pengantar dasar tentang Google Cloud, lalu dilanjutkan dengan ringkasan container dan Kubernetes, arsitektur Kubernetes, dan operasi Kubernetes.
Selesaikan badge keahlian Membangun Infrastruktur dengan Terraform di Google Cloud tingkat menengah untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: Prinsip Infrastruktur sebagai Kode (IaC) menggunakan Terraform, penyediaan dan pengelolaan resource Google Cloud dengan konfigurasi Terraform, pengelolaan status yang efektif (lokal dan jarak jauh), serta modularisasi kode Terraform agar dapat digunakan kembali dan diatur.
Google Cloud Application Programming Interfaces are the mechanism to interact with Google Cloud Services programmatically. This quest will give you hands-on practice with a variety of GCP APIs, which you will learn through working with Google’s APIs Explorer, a tool that allows you to browse APIs and run their methods interactively. By learning how to transfer data between Cloud Storage buckets, deploy Compute Engine instances, configure Dataproc clusters and much more, Exploring APIs will show you how powerful APIs are and why they are used almost exclusively by proficient GCP users. Enroll in this quest today.
Mempelajari cara membuat panduan belajar yang dipersonalisasi menggunakan Gemini Notebook untuk menghadapi ujian sertifikasi Associate Cloud Engineer. Anda akan meninjau kembali fitur Gemini Notebook, membuat notebook di Gemini Notebook, dan mempelajari cara menggunakan panduan belajar untuk berlatih menghadapi ujian sertifikasi.
Kubernetes adalah sistem orkestrasi container paling populer, dan Google Kubernetes Engine dirancang secara khusus untuk mendukung deployment Kubernetes terkelola di Google Cloud. Dalam kursus tingkat lanjut ini, Anda akan mendapatkan praktik langsung dalam mengonfigurasi Image Docker, container, serta men-deploy aplikasi Kubernetes Engine yang sepenuhnya lengkap dan siap produksi. Kursus ini akan mengajari Anda keterampilan praktis yang diperlukan untuk mengintegrasikan orkestrasi container ke dalam alur kerja Anda sendiri. Apakah Anda sedang mencari challenge lab interaktif untuk menunjukkan keterampilan Anda dan menguji pengetahuan yang dimiliki? Setelah menyelesaikan kursus ini, selesaikan Challenge Lab tambahan di akhir kursus Men-deploy Aplikasi Kubernetes di Google Cloud untuk menerima badge digital eksklusif Google Cloud.
For everyone using Google Cloud Platform for the first time, getting familar with gcloud, Google Cloud's command line, will help you get up to speed faster. In this quest, you'll learn how to install and configure Cloud SDK, then use gcloud to perform some basic operations like creating VMs, networks, using BigQuery, and using gsutil to perform operations.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Mengembangkan Jaringan Google Cloud Anda yang berisi pelajaran tentang berbagai cara untuk men-deploy dan memantau aplikasi, termasuk cara: menjelajahi peran IAM dan menambahkan/menghapus akses project, membuat jaringan VPC, men-deploy dan memantau VM Compute Engine, menulis kueri SQL, men-deploy dan memantau VM di Compute Engine, serta men-deploy aplikasi menggunakan Kubernetes dengan beberapa pendekatan deployment.
Kursus akselerasi sesuai permintaan ini memperkenalkan peserta pada infrastruktur dan layanan platform yang komprehensif dan fleksibel yang disediakan oleh Google Cloud. Melalui kombinasi video materi edukasi, demo, dan lab interaktif, peserta akan mengeksplorasi dan men-deploy berbagai elemen solusi, termasuk membuat interkoneksi jaringan yang aman, load balancing, penskalaan otomatis, otomatisasi infrastruktur, serta layanan terkelola.
Selesaikan badge keahlian Men-deploy Aplikasi Kubernetes di Google Cloud tingkat menengah untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut ini: mengonfigurasi dan membangun image container Docker, membuat dan mengelola cluster Google Kubernetes Engine (GKE), memanfaatkan kubectl untuk pengelolaan cluster yang efisien, dan men-deploy aplikasi Kubernetes dengan praktik continuous delivery (CD) yang andal.
In this course, "Architecting with Google Kubernetes Engine: Foundations," you get a review of the layout and principles of Google Cloud, followed by an introduction to creating and managing software containers and an introduction to the architecture of Kubernetes. This is the first course of the Architecting with Google Kubernetes Engine series. After completing this course, enroll in the Architecting with Google Kubernetes Engine: Workloads course.
Kursus akselerasi sesuai permintaan ini memperkenalkan peserta pada infrastruktur dan layanan platform yang komprehensif dan fleksibel yang disediakan oleh Google Cloud, dengan fokus pada Compute Engine. Melalui kombinasi video materi edukasi, demo, dan lab praktis, peserta akan mengeksplorasi dan men-deploy berbagai elemen solusi, termasuk komponen infrastruktur seperti jaringan, sistem, dan layanan aplikasi. Kursus ini juga membahas cara men-deploy solusi praktis termasuk kunci enkripsi yang disediakan pelanggan, pengelolaan keamanan dan akses, kuota dan penagihan, serta pemantauan resource.
Transformasi digital adalah perjalanan penting bagi organisasi modern, dan membangun dasar yang kuat dalam cloud computing merupakan langkah pertama untuk mendorong inovasi yang bermakna. Transformasi Digital dengan Google Cloud memperkenalkan teknologi inti dan framework strategis yang membantu organisasi memodernisasi operasi mereka. Kursus ini membahas konsep cloud dasar, infrastruktur jaringan global, dan model tanggung jawab bersama untuk membantu para pemimpin menentukan jalur mereka ke cloud dengan percaya diri. Sebagai bagian dari alur pembelajaran Cloud Digital Leader, kursus ini bertujuan membantu individu berkembang dalam peran mereka dan membangun masa depan bisnis mereka.
Networking in Google cloud is a 6 part course series. Welcome to the first course of our six part course series, Networking in Google Cloud: Fundamentals. This course provides a comprehensive overview of core networking concepts, including networking fundamentals, virtual private clouds (VPCs), and the sharing of VPC networks. Additionally, the course covers network logging and monitoring techniques.
Selesaikan badge keahlian tingkat menengah Menerapkan Dasar-Dasar Keamanan Cloud di Google Cloud untuk menunjukkan kemahiran dalam hal berikut: membuat dan menetapkan peran dengan Identity and Access Management (IAM); membuat dan mengelola akun layanan; memungkinkan konektivitas pribadi di seluruh jaringan virtual private cloud (VPC); membatasi akses aplikasi menggunakan Identity-Aware Proxy; mengelola kunci dan data terenkripsi dengan Cloud Key Management Service (KMS); dan membuat cluster Kubernetes pribadi.
Kursus akselerasi sesuai permintaan ini memperkenalkan peserta pada infrastruktur dan layanan platform yang komprehensif dan fleksibel yang disediakan oleh Google Cloud, dengan fokus pada Compute Engine. Melalui kombinasi video materi edukasi, demo, dan lab interaktif, peserta akan mengeksplorasi dan men-deploy berbagai elemen solusi, termasuk komponen infrastruktur seperti jaringan, virtual machine, dan layanan aplikasi. Anda akan mempelajari cara menggunakan Google Cloud melalui konsol dan Cloud Shell. Anda juga akan mempelajari peran arsitek cloud, pendekatan desain infrastruktur, dan konfigurasi networking virtual dengan Virtual Private Cloud (VPC), Project, Jaringan, Subnetwork, alamat IP, Rute, dan Aturan firewall.
Dalam kursus tingkat pemula ini, Anda akan mendapatkan praktik langsung dengan alat dan layanan dasar Google Cloud. Video opsional disediakan untuk memberikan konteks dan ulasan lebih lanjut mengenai konsep-konsep yang dibahas dalam lab ini. Dasar-Dasar Google Cloud adalah kursus pertama yang direkomendasikan bagi peserta kursus Google Cloud— Anda bisa mengikutinya dengan pengetahuan yang minim atau tanpa pengetahuan sama sekali tentang cloud, dan mendapatkan pengalaman praktis yang dapat diterapkan pada project Google Cloud pertama Anda setelah menyelesaikan kursus ini. Mulai dari menulis perintah Cloud Shell dan men-deploy virtual machine pertama Anda, hingga menjalankan aplikasi di Kubernetes Engine atau dengan load balancing, Dasar-Dasar Google Cloud merupakan pengantar utama untuk fitur dasar platform ini.
Dasar-Dasar Google Cloud: Infrastruktur Inti memperkenalkan konsep dan terminologi penting untuk bekerja dengan Google Cloud. Melalui video dan lab interaktif, kursus ini menyajikan dan membandingkan banyak layanan komputasi dan penyimpanan Google Cloud, bersama dengan resource penting dan alat pengelolaan kebijakan.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Membangun Jaringan Google Cloud yang Aman yang membahas resource yang terkait dengan beberapa jaringan untuk membangun, menskalakan, dan mengamankan aplikasi Anda di Google Cloud.
Dapatkan badge keahlian dengan menyelesaikan kursus Menyiapkan Lingkungan Pengembangan Aplikasi di Google Cloud, yang memungkinkan Anda mempelajari cara membangun dan menghubungkan infrastruktur cloud yang berpusat pada penyimpanan menggunakan kemampuan dasar teknologi berikut: Cloud Storage, Identity and Access Management, Cloud Functions, dan Pub/Sub.
Selesaikan badge keahlian pengantar Mengimplementasikan Cloud Load Balancing untuk Compute Engine untuk menunjukkan keterampilan dalam hal berikut: membuat dan men-deploy virtual machine di Compute Engine serta mengonfigurasi load balancer aplikasi dan jaringan.