GSP068
Ringkasan
App Engine memungkinkan developer berkonsentrasi menulis kode. Lingkungan standar App Engine didasarkan pada instance container yang berjalan di infrastruktur Google. Container telah dikonfigurasi sebelumnya dengan salah satu dari beberapa runtime yang tersedia (Java, Python, Go, dan PHP). Setiap runtime juga memiliki library yang mendukung App Engine Standard API. Untuk banyak aplikasi, Anda mungkin hanya membutuhkan runtime dan library lingkungan standar.
Lingkungan standar App Engine mempermudah pembuatan dan deployment aplikasi yang berjalan dengan andal meskipun menangani beban berat dan jumlah data yang besar. Lingkungan ini mencakup fitur berikut:
- Penyimpanan persisten dengan kueri, pengurutan, dan transaksi.
- Penskalaan otomatis dan load balancing.
- Task queue asinkron untuk melakukan pekerjaan di luar cakupan permintaan.
- Tugas terjadwal untuk memicu peristiwa pada waktu tertentu atau interval teratur.
- Integrasi dengan API dan layanan Google Cloud lainnya.
Aplikasi berjalan di lingkungan sandbox yang aman, sehingga lingkungan standar App Engine dapat mendistribusikan permintaan ke berbagai server dan menskalakan server untuk memenuhi permintaan traffic. Aplikasi Anda berjalan di dalam lingkungannya sendiri yang aman dan andal, yang tidak bergantung pada hardware, sistem operasi, atau lokasi fisik server.
Lab praktik ini menunjukkan cara membuat aplikasi App Engine kecil yang menampilkan pesan singkat.
Tujuan
Di lab ini, Anda akan mempelajari cara:
- Mendownload kode awal dari repositori GitHub.
- Men-deploy aplikasi Anda dengan Google App Engine.
Penyiapan dan persyaratan
Sebelum mengklik tombol Start Lab
Baca petunjuk ini. Lab memiliki timer dan Anda tidak dapat menjedanya. Timer yang dimulai saat Anda mengklik Start Lab akan menampilkan durasi ketersediaan resource Google Cloud untuk Anda.
Lab interaktif ini dapat Anda gunakan untuk melakukan aktivitas lab di lingkungan cloud sungguhan, bukan di lingkungan demo atau simulasi. Untuk mengakses lab ini, Anda akan diberi kredensial baru yang bersifat sementara dan dapat digunakan untuk login serta mengakses Google Cloud selama durasi lab.
Untuk menyelesaikan lab ini, Anda memerlukan:
- Akses ke browser internet standar (disarankan browser Chrome).
Catatan: Gunakan jendela Samaran (direkomendasikan) atau browser pribadi untuk menjalankan lab ini. Hal ini akan mencegah konflik antara akun pribadi Anda dan akun siswa yang dapat menyebabkan tagihan ekstra pada akun pribadi Anda.
- Waktu untuk menyelesaikan lab. Ingat, setelah dimulai, lab tidak dapat dijeda.
Catatan: Hanya gunakan akun siswa untuk lab ini. Jika Anda menggunakan akun Google Cloud yang berbeda, Anda mungkin akan dikenai tagihan ke akun tersebut.
Cara memulai lab dan login ke Konsol Google Cloud
-
Klik tombol Start Lab. Jika Anda perlu membayar lab, dialog akan terbuka untuk memilih metode pembayaran.
Di sebelah kanan terdapat panel Lab setup and access yang berisi hal-hal berikut:
- Tombol Open Google Cloud console
- Kredensial sementara (nama pengguna dan sandi) yang harus Anda gunakan untuk lab ini
- Informasi lain, jika diperlukan, untuk menyelesaikan lab ini
Perhatikan bahwa timer lab terletak di dekat bagian atas halaman, yang menampilkan waktu yang tersisa.
-
Klik Open Google Cloud console (atau klik kanan dan pilih Open Link in Incognito Window jika Anda menjalankan browser Chrome).
Lab akan menjalankan resource, lalu membuka tab lain yang menampilkan halaman Sign in.
Tips: Atur tab di jendela terpisah secara berdampingan.
Catatan: Jika Anda melihat dialog Choose an account, klik Use Another Account.
-
Jika perlu, salin Username di bawah dan tempel ke dialog Sign in.
{{{user_0.username | "Username"}}}
Anda juga dapat menemukan Username di panel Lab setup and access.
-
Klik Next.
-
Salin Password di bawah dan tempel ke dialog Welcome.
{{{user_0.password | "Password"}}}
Anda juga dapat menemukan Password di panel Lab setup and access.
-
Klik Next.
Penting: Anda harus menggunakan kredensial yang diberikan lab. Jangan menggunakan kredensial akun Google Cloud Anda.
Catatan: Penggunaan akun Google Cloud sendiri untuk lab ini mungkin dikenai biaya tambahan.
-
Klik untuk melanjutkan ke halaman berikutnya:
- Setujui persyaratan dan ketentuan.
- Jangan tambahkan opsi pemulihan atau autentikasi 2 langkah (karena ini akun sementara).
- Jangan daftar uji coba gratis.
Setelah beberapa saat, Konsol Google Cloud akan terbuka di tab ini.
Catatan: Untuk mengakses produk dan layanan Google Cloud, klik Navigation menu atau ketik nama layanan atau produk di kolom Search.
Mengaktifkan Cloud Shell
Cloud Shell adalah mesin virtual yang dilengkapi dengan berbagai alat pengembangan. Mesin virtual ini menawarkan direktori beranda persisten berkapasitas 5 GB dan berjalan di Google Cloud. Cloud Shell menyediakan akses command-line untuk resource Google Cloud Anda.
-
Klik Activate Cloud Shell
di bagian atas Konsol Google Cloud.
-
Klik jendela berikut:
- Lanjutkan melalui jendela informasi Cloud Shell.
- Beri otorisasi ke Cloud Shell untuk menggunakan kredensial Anda guna melakukan panggilan Google Cloud API.
Setelah terhubung, Anda sudah diautentikasi, dan project ditetapkan ke Project_ID, . Output berisi baris yang mendeklarasikan Project_ID untuk sesi ini:
Project Cloud Platform Anda dalam sesi ini disetel ke {{{project_0.project_id | "PROJECT_ID"}}}
gcloud adalah alat command line untuk Google Cloud. Alat ini sudah terinstal di Cloud Shell dan mendukung pelengkapan command line.
- (Opsional) Anda dapat menampilkan daftar nama akun yang aktif dengan perintah ini:
gcloud auth list
- Klik Authorize.
Output:
ACTIVE: *
ACCOUNT: {{{user_0.username | "ACCOUNT"}}}
Untuk menetapkan akun aktif, jalankan:
$ gcloud config set account `ACCOUNT`
- (Opsional) Anda dapat menampilkan daftar ID project dengan perintah ini:
gcloud config list project
Output:
[core]
project = {{{project_0.project_id | "PROJECT_ID"}}}
Catatan: Untuk mendapatkan dokumentasi gcloud yang lengkap di Google Cloud, baca panduan ringkasan gcloud CLI.
Tugas 1. Mendownload aplikasi Server HTTP contoh
Kami telah membuat aplikasi HTTP Server sederhana yang ditulis di Java agar Anda dapat memahami cara men-deploy aplikasi di Google Cloud dengan cepat. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendownload kode contoh HTTP Server.
-
Buka sesi Cloud Shell baru dengan mengklik tombol Activate Cloud Shell di kanan atas Konsol Cloud.
-
Di terminal Cloud Shell baru, jalankan perintah berikut untuk menyalin file dari Google Cloud Storage ke direktori lokal Anda:
gcloud storage cp -r gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/* .
Output:
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/http-server/src/main/java/com/example/appengine/Main.java to file://./helloworld/http-server/src/main/java/com/example/appengine/Main.java
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/pom.xml to file://./helloworld/pom.xml
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/settings.gradle to file://./helloworld/settings.gradle
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/src/main/java/com/example/appengine/java21/HelloAppEngine.java to file://./helloworld/src/main/java/com/example/appengine/java21/HelloAppEngine.java
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/src/main/webapp/WEB-INF/appengine-web.xml to file://./helloworld/src/main/webapp/WEB-INF/appengine-web.xml
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/src/main/webapp/WEB-INF/web.xml to file://./helloworld/src/main/webapp/WEB-INF/web.xml
Copying gs://spls/gsp068/appengine-java21/appengine-java21/helloworld/src/test/java/com/example/appengine/java21/HelloAppEngineTest.java to file://./helloworld/src/test/java/com/example/appengine/java21/HelloAppEngineTest.java
Completed files 20/20 | 54.2kiB/54.2kiB
Average throughput: 40.0kiB/s
- Selanjutnya, buka direktori yang berisi kode contoh:
cd helloworld/http-server
Di folder ini, Anda akan menemukan direktori src yang berisi paket bernama com.example.appengine. Paket ini berisi kode sumber untuk aplikasi HTTP Server.
Kode sumbernya akan terlihat seperti ini:
package com.example.appengine;
import com.sun.net.httpserver.HttpServer;
import java.io.IOException;
import java.io.OutputStream;
import java.net.InetSocketAddress;
public class Main {
public static void main(String[] args) throws IOException {
// Create an instance of HttpServer bound to port defined by the
// PORT environment variable when present, otherwise on 8080.
int port = Integer.parseInt(System.getenv().getOrDefault("PORT", "8080"));
HttpServer server = HttpServer.create(new InetSocketAddress(port), 0);
// Set root URI path.
server.createContext("/", (var t) -> {
byte[] response = "Hello World!".getBytes();
t.sendResponseHeaders(200, response.length);
try (OutputStream os = t.getResponseBody()) {
os.write(response);
}
});
// Create a second URI path.
server.createContext("/foo", (var t) -> {
byte[] response = "Foo!".getBytes();
t.sendResponseHeaders(200, response.length);
try (OutputStream os = t.getResponseBody()) {
os.write(response);
}
});
server.start();
}
}
Cara Kerjanya
Kode ini membuat server web dasar di Google App Engine yang merespons dari dua alamat:
-
/: (halaman utama) Menampilkan "Halo Dunia!"
-
/foo: (halaman khusus) Menampilkan "Foo!"
-
Impor: Mencakup alat untuk membuat server dan menangani permintaan.
-
Fungsi Utama: Memulai aplikasi saat dijalankan.
-
Pembuatan Server:
- Menentukan port yang akan digunakan (baik dari App Engine atau default 8080).
- Membuat server web yang memproses port tersebut.
-
Penanganan Permintaan:
- Dua aturan telah disiapkan:
- Jika seseorang mengunjungi halaman utama (
/), tampilkan "Halo Dunia!"
- Jika seseorang mengunjungi
/foo, tampilkan "Foo!"
-
Mulai: Server mulai berjalan, siap merespons permintaan web.
App Engine menyederhanakan pengembangan aplikasi web dengan menangani pengelolaan server, penskalaan, dan keamanan untuk Anda. Cara ini sangat efektif untuk menyiapkan dan menjalankan aplikasi web sederhana dengan cepat.
Tugas 2. Men-deploy dan melihat aplikasi Anda
Dalam tugas ini, Anda akan men-deploy aplikasi HTTP Server ke Google App Engine.
- Sekarang, Anda akan membuat aplikasi di App Engine dengan perintah berikut:
gcloud app deploy
-
Saat diminta, masukkan pilihan nomor yang terkait dengan . Ketik y untuk melanjutkan.
-
Untuk melihat aplikasi Anda, gunakan perintah:
gcloud app browse
Segera setelah menjalankan perintah ini, Anda akan menerima output berikut (URL Anda akan berbeda):
Did not detect your browser. Go to this link to view your app:
https://qwiklabs-gcp-00-3e8fa18ec9dc.uc.r.appspot.com
-
Klik link untuk melihat aplikasi yang di-deploy di browser web. Anda akan melihat halaman web sederhana yang menampilkan "Halo Dunia!".
-
Selanjutnya, tambahkan /foo ke URL di kolom URL, lalu tekan Enter. Anda akan melihat halaman yang menampilkan "Foo!".
Klik Periksa progres saya untuk memverifikasi tujuan.
Men-deploy aplikasi Anda.
Tugas 3. Menguji pengetahuan Anda
Uji pengetahuan Anda tentang Google Cloud Platform dengan mengikuti kuis kami. (Pilih beberapa opsi yang benar jika perlu.)
Selamat!
Selamat! Di lab ini, Anda telah mempelajari cara men-deploy aplikasi Java sederhana ke Google App Engine. Anda juga telah mempelajari cara melihat aplikasi yang di-deploy di browser web.
Langkah berikutnya/pelajari lebih lanjut
Sertifikasi dan pelatihan Google Cloud
...membantu Anda mengoptimalkan teknologi Google Cloud. Kelas kami mencakup keterampilan teknis dan praktik terbaik untuk membantu Anda memahami dengan cepat dan melanjutkan proses pembelajaran. Kami menawarkan pelatihan tingkat dasar hingga lanjutan dengan opsi on demand, live, dan virtual untuk menyesuaikan dengan jadwal Anda yang sibuk. Sertifikasi membantu Anda memvalidasi dan membuktikan keterampilan serta keahlian Anda dalam teknologi Google Cloud.
Manual Terakhir Diperbarui pada 6 Februari 2025
Lab Terakhir Diuji pada 6 Februari 2025
Hak cipta 2026 Google LLC. Semua hak dilindungi undang-undang. Google dan logo Google adalah merek dagang dari Google LLC. Semua nama perusahaan dan produk lain mungkin adalah merek dagang masing-masing perusahaan yang bersangkutan.